Tampilkan postingan dengan label Persekutuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persekutuan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Agustus 2014

DAFTAR ISI - Prinsip-prinsip dalam Persekutuan

PRINSIP - PRINSIP DALAM PERSEKUTUAN



DAFTAR ISI



  1. Hidup Bersama-sama Supaya Bersama-sama Hidup
  2. Saling Menasehati
  3. Mengkritik dan Dikritik
  4. Jangan Menyinggung Jangan Tersinggung
  5. Melawan Diri Sendiri
  6. Sama-sama Anggota Satu Tubuh

Sama-sama Anggota Satu Tubuh

Sama-sama Anggota Satu Tubuh


Kini tibalah kita pada dua prinsip yang paling penting dalam hidup persekutuan. Prinsip Ketigabelas, yaitu: “Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya” (1 Korintus 12: 27). Oleh sebab itu, kuburlah semua iri hati!

Jika ada anggota persekutuan yang lebih baik daripada kita, umpamanya dalam hal menyanyi, maka bersyukurlah, kerena itu berarti ia berfungsi sebagai “organ penyanyi” kita. Seperti mata berfungsi sebagai organ pelihat bagi kaki, dan begitu seterusnya.

Yang ingin ditekankan adalah, bahwa

Melawan Diri Sendiri

Melawan Diri Sendiri


Prinsip kesepuluh menjadi anggota persekutuan yang baik: kadang-kadang kita harus mengambil jarak terhadap diri kita sendiri, lalu berpihak kepada mereka yang menentang kita. Ada cerita tentang seorang ibu yang berprinsip anak-anaknya harus belajar dari kesalahan yang mereka buat sendiri. Pada suatu hari, ketika sang ibu pergi, anaknya yang bungsu, umurnya kurang lebih delapan tahun, mengambil gunting lalu

Jangan Menyinggung Jangan Tersinggung

Jangan Menyinggung, Jangan Tersinggung


Kita akan membahas empat prinsip sekaligus. Mulai dengan prinsip keenam: Perhatikan yang penting, pinggirkan yang tetek bengek. Hal-hal kecil memang bisa mengganggu. Misalnya debu di mata kita, krikil kecil di sepatu kita, atau sariawan di lidah kita. Tetapi usahakan agar jangan terpana dan tersandera oleh yang kecil-kecil, sehingga kita

Mengkritik dan Dikritik

Mengkritik dan Dikritik


Prinsip KEEMPAT hidup dalam sebuah persekutuan. Jangan hanya mau mengkritik, tetapi tidak mau dikritik. Kata kritik menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kecaman atau tanggapan, kadang-kadang disertai uraian dan pertimbangan baik buruk terhadap suatu hasil karya, pendapat, dsb. Kita harus bersedia mengenakan kritik yang kita lontarkan kepada orang lain, juga kepada diri kita sendiri dan dengan terbuka bersedia menerima kritik orang lain.
Seseorang yang mendapat kritik negatif  bisa merasa

Saling Menasehati

SALING MENASEHATI,
BUKAN SALING MEMFITNAH


Apakah kita sudah menghayati benar, bahwa kita tidak punya pilihan lain kecuali harus hidup dalam kebersamaan dengan orang lain? Kalu begitu, kita akan melangkah ke pertanyaan selanjutnya, yaitu bagaimana hidup sebagai anggota persekutuan yang baik. Prinsip KEDUA berbunyi: Milikilah kesetiaan dan tanggungjawab.

Kita bukan anggota persekutuan yang baik, bila kita cuma

Hidup Bersama-sama Supaya Bersama-sama Hidup


HIDUP BERSAMA-SAMA,
SUPAYA BERSAMA-SAMA HIDUP

Menyesuaikan diri dengan beraneka ragam watak dan kemauan orang, memang bukan perkara gampang. Tetapi sulit atau gampang menjadi Kristen, tidak bisa lain, berarti harus hidup dalam persekutuan. Sebab walaupun iman bersifat pribadi, tetapi orang beriman tak mungkin hidup sendiri, atau cuma hidup bagi diri sendiri. Begitu menyerahkan diri kepada Kristus, seketika itu pula ia terikat dengan saudara-saudaranya yang seiman.

Pola hidup seperti itulah yang

Mengapa Pergi ke Gereja?

Mengapa Pergi ke Gereja?


Setiap hari Minggu banyak orang pergi ke gereja sementara yang lain sedang tidur atau terlibat dalam kegiatan akhir pekan lainnya . “Sejak akhir pekan kami terbatas , kami harus menghabiskan bagian dari itu di gereja ?” Mari kita lihat